Rabu, November 05, 2008

Innuendo

Menantimu berjalan dari utara ke selatan,
dari selatan ke utara seperti merangkum
kisah-kisah untuk satu malam.
Ada kepenatan yang menggumpal
di sebelah hati.
Kenapa tak sepenuhnya saja
agar tak ada lagi yang perlu dirasakan
ketika kita berhadapan.
Aku tak bosan menantimu,
tak juga lelah.
Hanya saja terkadang cemburu
bertandang lewat pintu belakang.
Lalu seketika semua mulai menggerutu,
sesaat dan untuk beberapa saat
hingga perlahan menghilang
bersama debur ombak air lautan
yang mulai pasang…

Batavia, 031108
Dwi Rastafara

0 komentar: