Schatzi, kerap kali ku lihat kosong
dari bingkai jendela.
Entah apa yang membuatku
selalu ingin melakukannya
tapi yang ku tau adalah kau
yang ada di sana.
Schatzi membuatku menghitung
detik-detik terlewati bersama rintik gerimis
yang singgah di kaca jendela,
Schatzi mengisi ruang kosong…
Menghitung detik-detik terlewati
dengan imajinasi tentang Schatzi
dalam pelukan, ku kira hanya singgah sebentar
tapi Schatzi tetap tinggal
dan aku tetap melihat kosong
dari bingkai jendela
sambil menghitung detik-detik
bersama imajinasi tentangmu,
mengelilingiku…
Batavia, 051108
Dwi Rastafara
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)


0 komentar:
Poskan Komentar