
"Jingga"
Jejaknya masih tertinggal di bibir pantai,
tercermin di jingga langit sore
Apa yang dia tinggalkan adalah
apa yang dia rasakan,
hingga ombak yang berkunjung pun enggan menyapunya
Kemudian dia coba melukis pelangi,
karena harinya tak berwarna
Semua luruh, semua sirna dalam waktu yang tertata rapi,
lalu terekam bak siluet mimpi buruk
yang selalu ada dalam ingatan
Namun dia tetap tegar seperti karang...
Jakarta, 31 Januari 2008
Dwi Rastafara














