Selasa, Agustus 11, 2009

Semusim


/1/

semua akan segera berakhir sementara
juga tentang detik-detik waktu
yang ketika aku menciumi seluruh ragamu,
ada berat yang tersisip di hati ini.
aku ingin tidur dan terbangun semusim akhir,
bau ragamu masih lekat, aku menghafalnya
juga jejakmu pada tubuhku tak tersapu.


/2/

lalu biar aku tertidur semusim lagi
sebab tak kutemui kau nyata,
hanya ingin cepat lewati waktu.
biar juga penat terpatri di seluruh malam-malamku
sebab gundah sudah pasti menggaduh
saat dekapmu tak lagi hangatkan ragaku,
aku menggigil.


/3/

kunanti kau dalam semusim ini
hibernasi dari rindu yang sedetik lalu
masih bisa menyentuhmu,
menatap dalam-dalam nanar matamu,
membaca siapa aku di hatimu.


/4/

biar ku simpan saat ini dulu,
biar sementara sendiri dulu
yakinku, kau tau aku menenggumu...

Batavia, 080809
Dwi Rastafara

0 komentar: